Menu

Mode Gelap
Menggali Tradisi, Merawat Harmoni: Diseminasi TA Prodi Pendidikan Sendratasik UPMI Tumpek Landep: Mengasah Senjata Paling Tajam dalam Hidup Siapkan “BMW” untuk Siswa, SMA Paris Gelar Ujian Kepariwisataan Mategepan, Wimbakara Bulan Bahasa Bali ring SMA Paris Klungkung Isyarat Regenerasi dari Lomba Musikalisasi Puisi Bali

Bali Jani · 10 Nov 2014 21:58 WITA ·

UMP Bali Minimal Rp 2 Juta


					UMP Bali Minimal Rp 2 Juta Perbesar

Peraturan Gubernur Bali No. 58 tahun 2014 tentang Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2015 dikritik berbagai kalangan. Besaran UMP senilai Rp 1.621.172 dinilai tidak sesuai dengan kebutuhan hidup layak pekerja di Bali. Mengingat biaya hidup di Bali hampir setara dengan Jakarta, selayaknya UMP di Bali tidak berbeda jauh dengan Jakarta. Minimal UMP di Bali ditetapkan senilai Rp 2.000.000. 

Forum Buruh Bali Bersatu (FBBB) sudah menyatakan penolakan terhadap Pergub tentang UMP Bali tahun 2015 itu. Saat berunjuk rasa ke gedung DPRD Bali, pekan lalu, mereka mendesak DPRD Bali mengevaluasi penetapan UMP 2015 itu. Selain karena besaran UMP yang ditetapkan tidak mampu mencukupi kebutuhan hidup layak pekerja, mekanisme pengambilan keputusan penetapan UMP dinilai tidak tepat karena melalui mekanisme voting. 

Menurut Ketua Perwakilan Pekerja, Dewa Made Rai Budi, pekerja menuntut UMP senilai Rp 1,7 juta. Selain itu, pekerja berharap rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) serta inflasi dijadikan pertimbangan sehingga gaji yang diterima pekerja masih cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup layak mininum. 

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bali juga mengritik besaran UMP tahun 2015 yang hanya naik 5%. Dalam keterangan persnya, LBH Bali menilai penetapan UMP Bali tahun 2015 menunjukkan keberpihakan Pemprov Bali terhadap nasib pekerja hanya wacana. 

Ketua DPRD Bali, I Nyoman Adi Wiryatama menyatakan penetapan UMP harus adil dan berpihak pada pekerja. Dewan Pengupahan harus melakukan kajian yang rasional dan berpihak pada pekerja. 

Ketua Fraksi PDI Perjuangan, I Nyoman Parta menilai UMP Bali selayaknya setara dengan Jakarta karena biaya hidup di Bali hampir sama pula dengan Ibukota. Minimal, menurut Parta, UMP Bali mencapai Rp 2.000.000. “Saya kecewa Pemprov Bali lebih berpihak kepada pengusaha daripada pekerja,” kata Parta yang juga anggota Komisi IV yang membidangi masalah kesejahteraan rakyat.
http://feeds.feedburner.com/balisaja/pHqI
Artikel ini telah dibaca 56 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Menggali Tradisi, Merawat Harmoni: Diseminasi TA Prodi Pendidikan Sendratasik UPMI

31 Mei 2026 - 10:51 WITA

Mategepan, Wimbakara Bulan Bahasa Bali ring SMA Paris Klungkung

27 Februari 2026 - 15:12 WITA

Isyarat Regenerasi dari Lomba Musikalisasi Puisi Bali

17 Februari 2026 - 22:31 WITA

Ketika Suara Remaja Membuat Juri Lagu Pop Bali Menangis di Ksirarnawa

16 Februari 2026 - 22:37 WITA

Janggal dan Tengal: Ketika AI Masuk ke Cerpen Bali

15 Februari 2026 - 21:45 WITA

Ketika Presiden Soroti Sampah Pantai Kuta, Jangan Lupakan Amanat UU Pengelolaan Pesisir

5 Februari 2026 - 06:02 WITA

Trending di Bali Jani