Menu

Mode Gelap
Ketika Suara Remaja Membuat Juri Lagu Pop Bali Menangis di Ksirarnawa Janggal dan Tengal: Ketika AI Masuk ke Cerpen Bali Aksara Bali Naik Kelas, Dari Panggung Budaya ke Etalase Produk Jadikan Semangat Perang Kusamba Inspirasi Menjaga Warisan Budaya Nyepi Segara HARSA: Harmoni Paris Berkarya Warnai HUT ke-41 SMA Paris Klungkung

BALI FIGUR · 15 Nov 2014 21:02 WITA ·

Ni Made Lia Tansarini, Putri Indonesia Provinsi Bali 2014


					Ni Made Lia Tansarini, Putri Indonesia Provinsi Bali 2014 Perbesar

Ni Made Lia Tansarini terpilih sebagai Puteri Indonesia Provinsi Bali 2014. Gadis asal Denpasar ini berhasil menyisihkan dua finalis lainnya dalam acara Malam Grand Final Puteri Indonesia Provinsi Bali 2014 yang digelar di Museum ARMA Ubud, Gianyar, Jumat (14/11) malam.
Ni Made Lia Tansarini (Repro: facebook/Puteri Indonesia)
Runner up I diraih Ni Luh Ratna Dewi dan runner up II diboyong Putu Devi Sandra Dewi. Selain itu, dipilih juga Puteri Bali Indonesia Berbakat, Elisabeth Rahajeng, Puteri Bali Persahabatan, Ketut Ayu Ari Jayanti Krisna, dan Puteri Indonesia Bali Intelegensia, Komang Indah Gita Cahyani.
Lia megatakan tidak menyangka bisa terpilih. Ke depan dirinya akan lebih melatih kemampuannya dalam hal public speaking dan berbagai pengetahuan lainnya. “Sehingga dalam menjalakan tugas mewakili Bali bisa lebih optimal,” kata Lia.
Lia terpilih setelah melalui seleksi yang panjang dan ketat. Diawali dengan kualifikasi awal yang diikuti 60 peserta. Selanjutnya, dengan penilaian yang menekankan pada 3B (brain, beauty and behavior), Lia lolos ke dalam kelompok 10 besar. Setelah mengikuti masa karantina selama 3 hari, finalis diseleksi kembali oleh 5 orang dewan juri dan puncaknya dilaksanakan dalam Malam Grand Final Puteri Indonesia Provinsi Bali 2014.
Puteri Indonesia Provinsi Bali akan menjadi duta Bali dalam ajang pemilihan Putri Indonesia 2014. Dia membawa berbagai misi, baik dari segi pariwisata, budaya dan nama baik Bali di ajang nasional dan bahkan internasional. (b.)
http://feeds.feedburner.com/balisaja/pHqI
Artikel ini telah dibaca 436 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ketika Suara Remaja Membuat Juri Lagu Pop Bali Menangis di Ksirarnawa

16 Februari 2026 - 22:37 WITA

Janggal dan Tengal: Ketika AI Masuk ke Cerpen Bali

15 Februari 2026 - 21:45 WITA

Ketika Presiden Soroti Sampah Pantai Kuta, Jangan Lupakan Amanat UU Pengelolaan Pesisir

5 Februari 2026 - 06:02 WITA

Aksara Bali Naik Kelas, Dari Panggung Budaya ke Etalase Produk

1 Februari 2026 - 22:32 WITA

Jadikan Semangat Perang Kusamba Inspirasi Menjaga Warisan Budaya Nyepi Segara

5 November 2025 - 20:53 WITA

Habis PKB, Terbitlah FSBJ: Merajut Kesinambungan Seni Tradisional dan Modern

19 Juli 2025 - 23:18 WITA

Trending di Bali Jani