Menu

Mode Gelap
Menggali Tradisi, Merawat Harmoni: Diseminasi TA Prodi Pendidikan Sendratasik UPMI Tumpek Landep: Mengasah Senjata Paling Tajam dalam Hidup Siapkan “BMW” untuk Siswa, SMA Paris Gelar Ujian Kepariwisataan Mategepan, Wimbakara Bulan Bahasa Bali ring SMA Paris Klungkung Isyarat Regenerasi dari Lomba Musikalisasi Puisi Bali

Bali Jani · 15 Mar 2016 00:18 WITA ·

Paus Mati Terdampar di Klungkung, Ini Jenisnya


					Evakuasi bangkai paus menggunakan alat berat. Perbesar

Evakuasi bangkai paus menggunakan alat berat.

Publik di kawasan Klungkung dan sekitarnya dihebohkan dengan terdamparnya seekor ikan paus yang sudah dalam keadaan mati di Pantai Batu Tumpeng, Desa Gelgel, Klungkung, Senin (14/3) pagi. Pada saat yang sama juga ditemukan seekor anak paus Pantai Sampalan dekat Pelabuhan Batununggul, Nusa Penida. Paus yang mati terdampar itu dari jenis paus sperma (Physeter macrocephalus).

Ikan paus yang terdampar di Pantai Batu Tumpeng memiliki panjang 16,2 meter dan diameter tubuh 11 meter. Sementara anak paus yang terdampar di Nusa Penida memiliki panjang 233 sentimeter, lebar 37 sentimeter, dan diameter 128 sentimeter. Sedangkan lebar ekor 48 sentimeter.

Warga pun berbondong-bondong memadati Pantai Batu Tumpeng untuk melihat dari dekat ikan raksasa itu. Bahkan, yang disayangkan sejumlah kalangan, sebelum tim gabungan pemerintah daerah tiba, sejumlah warga sudah ada yang menjarah gigi dan daging ikan paus.

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta di dinding akun Facebook-nya mengunggah foto-foto evakuasi bangkai paus yang baru bisa diselesaikan pada Selasa (15/3) sekitar pukul 02.00 Wita. Evakuasi menggunakan alat berat bantuan dari Sinar Bali. Karena itu, Suwirta menyampaikan terima kasih kepada Sinar Bali dan berbagai pihak terkait yang membantu proses evakuasi bangkai paus.

Sebagaimana dilansir harian Kompas, pengajar Ilmu Kelautan di Program Studi Ilmu Kelautan Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana, Yulianto Suteja mengungkapkan, ikan paus yang terdampar di Klungkung itu paus sperma termasuk jenis paus terbesar dalam kelompok paus bergigi. Di perairan selatan Bali, kata dia, banyak ditemukan paus.

Paus sperma sering juga paus kepala kotak. Menurut wikipedia.org, paus ini dinamakan paus sperma karena bahan putih susu spermaceti yang terdapat pada kepalanya, dan pada awalnya dikira sebagai sperma.

Kepala yang besar memang menjadi cirri khas paus sperma, terlebih lagi pejantannya. Nama spesiesnya sendiri macrocephaluss diambil dari bahasa Yunani untuk “kepala besar”.

Paus sperma mempunyai 20-26 pasang gigi kerucut pada rahang bawah mereka. Setiap gigi bisa mempunyai berat sampai satu kilogram. Para ilmuwan menduga gigi-gigi itu digunakan dalam pertengkaran antara paus jantan dalam spesies yang sama. (b.)

  • Laporan: I Ketut Jagra, diolah dari berbagai sumber
  • Foto: repro akun fb I Nyoman Suwirta
  • Penyunting: I Made Sujaya
Artikel ini telah dibaca 357 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Menggali Tradisi, Merawat Harmoni: Diseminasi TA Prodi Pendidikan Sendratasik UPMI

31 Mei 2026 - 10:51 WITA

Mategepan, Wimbakara Bulan Bahasa Bali ring SMA Paris Klungkung

27 Februari 2026 - 15:12 WITA

Isyarat Regenerasi dari Lomba Musikalisasi Puisi Bali

17 Februari 2026 - 22:31 WITA

Ketika Suara Remaja Membuat Juri Lagu Pop Bali Menangis di Ksirarnawa

16 Februari 2026 - 22:37 WITA

Janggal dan Tengal: Ketika AI Masuk ke Cerpen Bali

15 Februari 2026 - 21:45 WITA

Ketika Presiden Soroti Sampah Pantai Kuta, Jangan Lupakan Amanat UU Pengelolaan Pesisir

5 Februari 2026 - 06:02 WITA

Trending di Bali Jani