Menu

Mode Gelap
Nyoman Weda Kusuma: Dari Tukang Sapu Pasar ke Guru Besar Usai Ngeroras, Desa Adat Kusamba Nuntun ke Goa Lawah dan Besakih Upacarai 223 Puspa, Ngeroras di Kusamba Dihadiri Ribuan Krama Benarkah Modal LPD dari Pemerintah? Upacarai 185 Sawa, 48 Patulangan Diarak Menuju Setra

Bali Jani · 8 Agu 2022 18:20 WITA ·

Patung Angsa Terbesar di Indonesia Jadi Ikon Bendungan Tamblang


					Seniman patung I Ketut Putrayasa berpose di depan Patung Angsa Putih karyanya di gerbang depan Bendungan Tamblang, Sawan, Buleleng. Perbesar

Seniman patung I Ketut Putrayasa berpose di depan Patung Angsa Putih karyanya di gerbang depan Bendungan Tamblang, Sawan, Buleleng.

Digarap Seniman I Ketut Putrayasa

Pengunjung Bendungan Tamblang kini disambut dua pasang patung angsa putih berukuran raksasa. Patung setinggi 11 meter dengan bentangan sayap sekitar 9 meter itu kini menjadi ikon bendungan di Desa Tamblang, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng. Patung angsa putih itu disebut-sebut sebagai patung angsa terbesar di Indonesia.

Dua patung angsa itu baru saja selesai digarap oleh seorang seniman patung I Ketut Putrayasa, asal Banjar Tandeg, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung. Patung itu dikerjakan dikerjakan selama lima bulan melibatkan 30 orang pekerja.

Konsep patung angsa permintaan Satuan Non Vertikal Tertentu (SNVT) Pembangunan Bendungan Balai Wilayah Sungai Bali-Penida (BWS) tersebut menggunakan  kontruksi beton bertulang dengan posisi angsa diletakkan saling berhadapan pada pintu masuk menuju bendungan Tamblang. Konsep pembuatan patung angsa ini lebih mengutamakan nilai-nilai kearifan lokal dan tetap mempertimbangkan bentuk dan estetikanya. Proyek bendungan ini merupakan proyek strategis nasional (PSN) dan diproyeksikan juga untuk menjadi tujuan wisata favorit di Bali Utara.

Putrayasa mengungkapkan rasa syukurnya patung ini selesai tepat waktu sesuai target yang ditetapkan. “Angsa ini bagian dari tiga patung yang akan berdiri di wilayah Bendungan Tamblang. Selain patung angsa, ada pula pembuatan patung burung Jalak Bali yang juga sudah rampung, dan satu patung Dewi Danu masih dalam tahap perencanaan,” kata seniman lulusan ISI Denpasar itu.

Ia menjelaskan pembangunan patung Dewi Danu dengan tinggi 20 meter akan berada di lokasi yang sama di wilayah dekat bendungan. “Patung Dewi Danu juga akan menjadi patung Dewi Danu tertinggi di Bali dan Indonesia,” ungkapnya.

Menurut pria berambut panjang itu, dalam kepercayaan Hindu, angsa (Dewanagari: हंस;IAST: haṃsa) adalah salah satu awatara (inkarnasi) Wisnu yang disebut dalam kitab Bhagawatapurana. Angsa merupakan salah satu awatara yang muncul pada zaman Satyayuga atau zaman kebajikan.

Kata Putrayasa, dua buah patung angsa yang dimuliakan ini menjadi elemen estetik dan di tempatkan pada sisi kiri dan kanan yang menjadi pintu gerbang utama (main gate) Bendungan Tamblang, Sawan, Singaraja, Bali. “Pada umumnya kehadiran bendungan hanya berfungsi sebagai penampung air, namun bendungan Sawan-Tamblang juga menghadirkan aspek-aspek nonformalnya, salah satunya aspek estetikanya. Karena itu Bendungan Tamblang merupakan bendungan percontohaan serta bendungan terindah di Indonesia dengan pemandangan gunung dan bukitnya yang memukau,” bebernya.

Putrayasa menambahkan, tantangan membangun patung berskala besar adalah faktor alam. Karena itu, proses pengecoran serta risiko angin menjadi pertimbangan matang.

“Saat membangun, alam menjadi penentu keberhasilan patung ini bisa diselesaikan hingga tuntas, pasalnya, kendala di lapangan terkadang  hujan dan angin  kencang sangat berisiko bagi keselamatan serta  pemasangan material patung,” tandasnya.

Seniman yang beberapa kali menghelat pameran bersama, terutama pameran instalasi di ruang publik, baik di dalam negeri maupun luar negeri ini mengaku senang dipercaya untuk menggarap patung yang akan menjadi kebanggaan Bali Utara itu. “Semoga tempat ini menjadi ruang rekreasi baru dan bermanfaat terutama bagi warga masyarakat Tamblang dan sekitarnya,” pungkasnya. (b.)

  • Laporan: I Made Radheya
  • Editor: I Made Jagra
Artikel ini telah dibaca 62 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Usai Ngeroras, Desa Adat Kusamba Nuntun ke Goa Lawah dan Besakih

4 September 2022 - 09:52 WITA

Upacarai 223 Puspa, Ngeroras di Kusamba Dihadiri Ribuan Krama

31 Agustus 2022 - 12:40 WITA

Upacarai 185 Sawa, 48 Patulangan Diarak Menuju Setra

19 Agustus 2022 - 08:50 WITA

Pascapandemi, LPD Kedonganan Mantapkan Transformasi Tata kelola dan Kaderisasi

6 Agustus 2022 - 16:40 WITA

Perjanjian Adat Sekala-Niskala Bisa Minimalisasi Kegagalan Kredit di LPD

26 Juli 2022 - 17:19 WITA

Bali United Optimistis Tatap Laga Lawan Visakha, Begini Prediksi Berbagai Media

27 Juni 2022 - 13:44 WITA

Trending di Bali Jani