Menu

Mode Gelap
Menggali Tradisi, Merawat Harmoni: Diseminasi TA Prodi Pendidikan Sendratasik UPMI Tumpek Landep: Mengasah Senjata Paling Tajam dalam Hidup Siapkan “BMW” untuk Siswa, SMA Paris Gelar Ujian Kepariwisataan Mategepan, Wimbakara Bulan Bahasa Bali ring SMA Paris Klungkung Isyarat Regenerasi dari Lomba Musikalisasi Puisi Bali

Bali Jani · 11 Apr 2015 22:45 WITA ·

Beh, 44 Ribu Orang Bali Masih Menganggur


					Beh, 44 Ribu Orang Bali Masih Menganggur Perbesar

Pedagang di Pantai Kuta menawarkan dagangannya kepada wisatawan.
Bali boleh saja berbangga dengan industri pariwisata yang berkembang pesat. Banyak orang luar pun berdatangan ke Pulau Dewata ini untuk mengais rezeki. Namun, justru pengangguran di Bali meningkat. Data tahun 2014 menunjukkan sebanyak 44 ribu orang Bali masih menjadi pengangguran. 
Fakta ini dikemukakan Gubernur Bali, I Made Mangku Pastikasaat menyampaikan pidato Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) tahun 2014 di depan sidang paripurna DPRD Bali, awal pekan lalu.
Menurut Mangku Pastika, penyerapan tenaga kerja di Bali mencapai 98,10%. Secara absolut, jumlah penduduk 15 tahun ke atas di Bali yang terserap di lapangan kerja mencapai 2,3 juta orang.
Jika dibandingkan dengan data tahun 2013, jumlah pengangguran di Bali mengalami peningkatan. Dalam LPJ Gubernur Mangku Pastika yang disampaikan dalam sidang DPRD Bali, 11 April 2014 lalu, memiliki 41,48 ribu orang pengangguran. Jumlah penduduk 15 tahun ke atas yang telah terserap lapangan pekerjaan tahun 2013 mencapai 2.273,90 ribu orang atau sekitar 98,21% tenaga kerja Bali bisa diserap. Ini berarti terjadi peningkatan jumlah pengangguran kurang lebih 10% pada tahun 2014.
(Baca: Bali Miliki 186 Ribu Orang Miskin dan 41,48 Ribu Pengangguran)
Hanya memang, jika dilihat secara nasional, angka pengangguran di Bali masih rendah, hanya 1,9%. Secara nasional pengangguran di Indonesia per Agustus 2014 tercatat 5,94%. Pemerintah menargetkan angka pengangguran di Indonesia tahun 2015 menjadi 5,6%. 

Pertumbuhan ekonomi Bali sebetulnya cukup stabil. Pada tahun 2014, Bali mencatatkan pertumbuhan ekonomi 6,18%, melampaui pertumbuhan ekonomi Nasional yang hanya 5,02%. Pendapatan perkapita penduduk Bali meningkat dari Rp 23,31 juta per kapita per tahun pada tahun 2013 menjadi Rp 25,juta per kapita per tahun pada tahun 2014.

(Baca: Pendapatan Perkapita Penduduk Bali Meningkat, Warga Miskin Juga Bertambah)
Total pendapatan domestik regional bruto (PDRB) Bali juga mengalami peningkatan 12,37%, dari Rp 94,56 triliun pada tahun 2013 menjadi Rp 106,25 triliun pada tahun 2014.

Namun, angka inflasi Bali selama tahun 2014 juga tergolong tinggi. Tercatat inflasi sepanjang tahun itu sebesar 8,43%. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan pada tahun 2013 yang sebesar 7,35%. Peningkatan inflasi ini dipicu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada pengujung tahun 2014. (b.)
http://feeds.feedburner.com/balisaja/pHqI
Artikel ini telah dibaca 59 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Menggali Tradisi, Merawat Harmoni: Diseminasi TA Prodi Pendidikan Sendratasik UPMI

31 Mei 2026 - 10:51 WITA

Mategepan, Wimbakara Bulan Bahasa Bali ring SMA Paris Klungkung

27 Februari 2026 - 15:12 WITA

Isyarat Regenerasi dari Lomba Musikalisasi Puisi Bali

17 Februari 2026 - 22:31 WITA

Ketika Suara Remaja Membuat Juri Lagu Pop Bali Menangis di Ksirarnawa

16 Februari 2026 - 22:37 WITA

Janggal dan Tengal: Ketika AI Masuk ke Cerpen Bali

15 Februari 2026 - 21:45 WITA

Ketika Presiden Soroti Sampah Pantai Kuta, Jangan Lupakan Amanat UU Pengelolaan Pesisir

5 Februari 2026 - 06:02 WITA

Trending di Bali Jani