Menu

Mode Gelap
Patung Angsa Terbesar di Indonesia Jadi Ikon Bendungan Tamblang Pascapandemi, LPD Kedonganan Mantapkan Transformasi Tata kelola dan Kaderisasi “Pacingkreman”, Kearifan Lokal Bali yang Mendasari Pendirian LPD Rayakan HUT ke-38, SMA Paris Klungkung “Rises From Pandemic” Perjanjian Adat Sekala-Niskala Bisa Minimalisasi Kegagalan Kredit di LPD

Bali Jani · 14 Nov 2014 12:24 WITA ·

Segera Ditertibkan, Kendaraan Bernopol Luar Bali


					Segera Ditertibkan, Kendaraan Bernopol Luar Bali Perbesar


Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika menyatakan kendaraan bernomor polisi (nopol) luar Bali yang beroperasi di Bali segera ditertibkan. Pernyataan disampaikan Gubernur Mangku Pastika dalam sidang paripurna DPRD Bali, Jumat (14/11) sebagai jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi.
Mangku Pastika mengungkapkan penertiban kendaraan bernopol luar Bali sudah menjadi pemikirannya. “Selama ini telah dilakukan penertiban nomor polisi luar Bali dengan mengadakan razia gabungan bekerja sama dengan pihak kepolisian dan instansi terkait,” paparnya.

Dalam sidang paripurna DPRD Bali, Selasa (11/11) lalu, sejumlah fraksi menyarankan Pemprov Bali menertibkan kendaraan bernopol luar Bali yang beroperasi atau pun menetap di Bali. Fraksi Partai Demokrat DPRD Bali melalui juru bicaranya, Utami Dwi Suryadi, menyarankan agar kendaraan-kendaraan dengan nopol luar Bali yang menetap di Bali melampui batas waktu sesuai ketentuan yang berlaku atau yang beroperasi di Bali agar ditertibkan. “Sehingga pajak kendaraan bermotor dapat dipungut berdasarkan asas domisili, dan bahkan mungkin telah terjadi pindah tangan atau jual beli sehingga bea balik nama kendaraan bermotor yang kedua bisa dipungut,” jelasnya.
Saran serupa juga disampaikan Fraksi Partai Golkar. Melalui juru bicaranya, Ni Putu Yuli Artini, Fraksi Partai Golkar mendukung rencana Pemprov Bali untuk melarang kendaraan bernopol luar Bali beroperasi di wilayah Provinsi Bali. “Kami Fraksi Partai menyatakan sangat mendukung kebijakan dimaksud sebagai solusi dari persoalan semakin menjamurnya kendaraan-kendaraan dengan plat nomor luar Bali, yang tentunya berpengaruh terhadap kerusakan jalan-jalan di wilayah Provinsi Bali,” kata Yuli Artini.
Fraksi Partai Golkar meminta agar dipertegas ketentuan yang menyatakan kendaraan-kendaraan tersebut tidak diperolehkan untuk beroperasi dalam jangka waktu tertentu. Kecuali untuk kepentingan distribusi barang dan penumpang. (b.)
http://feeds.feedburner.com/balisaja/pHqI
Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Patung Angsa Terbesar di Indonesia Jadi Ikon Bendungan Tamblang

8 Agustus 2022 - 18:20 WITA

Pascapandemi, LPD Kedonganan Mantapkan Transformasi Tata kelola dan Kaderisasi

6 Agustus 2022 - 16:40 WITA

Perjanjian Adat Sekala-Niskala Bisa Minimalisasi Kegagalan Kredit di LPD

26 Juli 2022 - 17:19 WITA

Bali United Optimistis Tatap Laga Lawan Visakha, Begini Prediksi Berbagai Media

27 Juni 2022 - 13:44 WITA

Fakta Menggelitik di Balik Indahnya Pesona Hutan Adat Demulih

24 Juni 2022 - 15:52 WITA

Menyusuri Keindahan Kawasan Suci Hutan Adat Desa Demulih

24 Juni 2022 - 12:18 WITA

Trending di Bali Jani