Menu

Mode Gelap
Patung Angsa Terbesar di Indonesia Jadi Ikon Bendungan Tamblang Pascapandemi, LPD Kedonganan Mantapkan Transformasi Tata kelola dan Kaderisasi “Pacingkreman”, Kearifan Lokal Bali yang Mendasari Pendirian LPD Rayakan HUT ke-38, SMA Paris Klungkung “Rises From Pandemic” Perjanjian Adat Sekala-Niskala Bisa Minimalisasi Kegagalan Kredit di LPD

Bali Jani · 30 Mar 2013 00:08 WITA ·

Pastika-Puspayoga Head to Head


					Pastika-Puspayoga Head to Head Perbesar

Paket Pastika-Sudikerta dan paket Puspayoga-Sukrawan dipastikan head to head dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali, 15 Mei 2013 mendatang. Kepastian ini didapat seusai rapat pleno pegumuman calon peserta Pilkada Bali di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Provinsi Bali, Jumat, 29 Maret 2013.

Paket Winasa-Sudiantara yang sebelumnya ikut mendaftar dipastikan gagal karena tidak memenuhi persyaratan verifikasi faktual terhadap dukungan partai dan kelengkapan berkas ketiga pasangan bakal calon.“Pasangan Gede Winasa dan Putu Sudiartana tidak berhasil memenuhi syarat dukungan minimal 15 persen perolehan suara pada Pemilu Legislatif 2009,” kata Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Pencalonan Pilkada di KPU Bali Ni Putu Ayu Winariati.

Winariati menjelaskan, dari 16,29 persen dukungan suara parpol yang diklaim telah mendukung mantan Bupati Jembrana Winasa, sebanyak 12,62 persen suara dari parpol menyatakan tidak mendukung. Paket ini juga tidak berhasil memenuhi syarat administrasi masing-masing sesuai dengan batas waktu yang ditentukan KPU pada 6 Maret lalu.

Dengan demikian, kata dia, Pilkada Bali pada 15 Mei 2013 akan diikuti oleh dua pasangan yakni Made Mangku Pastika-Ketut Sudikerta, dan Anak Agung Ngurah Puspayoga-Dewa Sukrawan.

Dari hasil verifikasi, Pastika dan Sudikerta berhasil mengantongi dukungan suara parpol sebesar 43,36 persen dengan didukung oleh delapan parpol yakni Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Hanura, PAN, PNBK, PKPB dan PKPI serta Gerindra.

Sedangkan pasangan Puspayoga-Sukrawan mengantongi dukungan suara parpol berdasarkan hasil Pileg 2009 sebesar 43,64 persen dari PDIP. (b.)
http://feeds.feedburner.com/balisaja/pHqI
Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Patung Angsa Terbesar di Indonesia Jadi Ikon Bendungan Tamblang

8 Agustus 2022 - 18:20 WITA

Pascapandemi, LPD Kedonganan Mantapkan Transformasi Tata kelola dan Kaderisasi

6 Agustus 2022 - 16:40 WITA

Perjanjian Adat Sekala-Niskala Bisa Minimalisasi Kegagalan Kredit di LPD

26 Juli 2022 - 17:19 WITA

Bali United Optimistis Tatap Laga Lawan Visakha, Begini Prediksi Berbagai Media

27 Juni 2022 - 13:44 WITA

Fakta Menggelitik di Balik Indahnya Pesona Hutan Adat Demulih

24 Juni 2022 - 15:52 WITA

Menyusuri Keindahan Kawasan Suci Hutan Adat Desa Demulih

24 Juni 2022 - 12:18 WITA

Trending di Bali Jani