Menu

Mode Gelap
Jadikan Semangat Perang Kusamba Inspirasi Menjaga Warisan Budaya Nyepi Segara Habis PKB, Terbitlah FSBJ: Merajut Kesinambungan Seni Tradisional dan Modern Fleksibel dan Adaptif, Arja Takkan Pernah Mati PKB 2025 Siap Menyala, Membawa Bali Bersinar “Masayut Tipat”, Sucikan Diri Songsong Era Baru

Bali Jani · 30 Okt 2013 13:52 WITA ·

Bali Kembangkan 100 Desa Wisata Berbasis Budaya


					Bali Kembangkan 100 Desa Wisata Berbasis Budaya Perbesar

Teks dan Foto: I Made Sujaya 
Bali kaya dengan desa-desa tradisional yang potensial untuk dikembangkan menjadi desa wisata. Itu sebabnya, Pemerintah Provinsi Bali kini memprogramkan pengembangan 100 desa wisata berbasis budaya. Selain menambah destinasi wisata, pengembangan 100 desa wisata ini juga untuk mendorong perekonoman di pedesaan sehingga pemerataan pembangunan lebih cepat terwujud.
Penglipuran, desa wisata di Bangli
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Ida Bagus Subhiksu di Denpasar, Selasa (29/10/2013) lalu menjelaskan program pengembangan 100 desa wisata ini merupakan program pembangunan Bali bidang pariwisata selama empat tahun ke depan. Program ini menjadi bagian pengembangan destinasi wisata di Bali.
Selama ini, kata Subhiksu, Bali dikenal dengan sejumlah desa wisatanya, seperti Penglipuran di Bangli dan Munduk di Buleleng. Desa Penglipuran ditetapkan menjadi desa wisata sejak 1995. Desa Penglipuran memiliki panorama pedesaan, kenyamanan, arsitektur tradisional, dan kerapian penataan zonasi desa. Begitu juga Desa Munduk di Buleleng yang memiliki keindahan alam dan budaya masyarakatnya yang unik.
Program pengembangan desa wisata di Bali itu juga sinergi dengan program nasional dari Kementerian Pariwisata dan Perekonomian Kreatif. Program ini juga didukung Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri.

Hingga akhir September 2013 ini, kunjungan wisatawan ke Bali mencapai 2,4 juta orang.  Bali menargetkan jumlah kunjungan 3,1 juta orang pada tahun 2013 ini. Subhiksu optimistis target kunjungan itu bakal tercapai. Rata-rata kunjungan wisatawan ke Bali sekitar 250.000 orang per bulan. (b.)
http://feeds.feedburner.com/balisaja/pHqI
Artikel ini telah dibaca 67 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jadikan Semangat Perang Kusamba Inspirasi Menjaga Warisan Budaya Nyepi Segara

5 November 2025 - 20:53 WITA

Habis PKB, Terbitlah FSBJ: Merajut Kesinambungan Seni Tradisional dan Modern

19 Juli 2025 - 23:18 WITA

Fleksibel dan Adaptif, Arja Takkan Pernah Mati

24 Juni 2025 - 20:09 WITA

PKB 2025 Siap Menyala, Membawa Bali Bersinar

20 Juni 2025 - 19:54 WITA

Raih Rancage, Ini Tiga Keunggulan Buku Renganis Karya Komang Sujana

1 Februari 2025 - 10:20 WITA

Memuliakan Bahasa, Mengharmonikan Semesta Raya

31 Januari 2025 - 21:47 WITA

Trending di Bali Jani